Cara Mengatasi Konflik Internal Perusahaan

Cara Mengatasi Konflik Internal Perusahaan

Konflik Internal

Konflik Internal – Setiap manusia ialah individu yang unik. Artinya, masing-masing orang mempunyai pendirian dan perasaan yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Perbedaan pendirian dan perasaan akan sesuatu urusan atau lingkungan yang nyata ini bisa menjadi hal penyebab konflik internal sosial, karena dalam menjalani hubungan sosial, seseorang tidak tidak jarang kali sejalan dengan kelompoknya. Misalnya, ketika dilangsungkan pentas musik di lingkungan pemukiman, pasti perasaan masing-masing warganya bakal berbeda-beda. Ada yang merasa terganggu sebab berisik, namun ada pula yang merasa terhibur.

 

Konflik internal adalah suatu pertarungan menang-kalah antar kumpulan atau perorangan yang bertolak belakang kepentingannya satu sama lain dalam organisasi. Atau dengan kata lain, konflik ialah segala macam interaksi pertentangan atau antogonistik antara dua atau lebih pihak. Pertentangan kepentingan ini bertolak belakang dalam intensitasnya tergantung pada sarana yang dipakai. Masing-masing hendak membela nilai-nilai yang sudah memandang mereka benar, dan memaksa pihak lain guna mengakui nilai-nilai itu baik secara halus maupun keras.

 

Berikut ialah beberapa rahasia menanggulangi konflik internal dalam perusahaan :

  1. Mengakui adanya konflik.

Langkah pertama dari rahasia menanggulangi konflik internal dalam perusahaan yang mesti dilakukan ialah mengakui bahwa didalam perusahaan sudah terjadi sebuah konflik. Dalam proses ini, tidak melulu atasan sebagai pemimpin perusahaan yang mesti mengakui adanya konflik namun pun semua pihak yang berhubungan atau tercebur dalam konflik itu harus mengakui adanya konflik dalam perusahaan. Dengan adanya pernyataan bahwa sebuah konflik dalam perusahaan sedang terjadi maka akan mempermudah proses solusi masalahnya.

  1. Mengidentifikasi konflik.

Hal kedua untuk menanggulangi sebuah konflik dalam perusahaan ialah memulai mengidentifikasi masalah secara mendalam. Dalam proses identifikasi konflik internal, diperlukan pengelolaan emosi yang baik, dengan pengelolaan emosi yang baik maka konflik dalam perusahaan dapat ditanggulangi dengan mudah. Apabila pengelolaan emosi tidak dilaksanakan dengan baik dapat jadi urusan itu justru semakin memperkeruh konflik yang sedang terjadi dalam perusahaan.

  1. Sharing pendapat atau saran

Rahasia menanggulangi konflik internal dalam perusahaan yang ketiga ialah dengan menyimak pendapat atau saran adalah hasil pemikiran atau sudut pandang seseorang. Didalam proses tukar pendapat atau saran mestilah melibatkan seluruh pihak yang tercebur dalam konflik, maksudnya ialah agar pihak-pihak yang bersangkutan bisa saling mengungkapkan pendapatnya secara terbuka. Didalam proses sharing pendapat atau saran hendaknya masing-masing pribadi menghindari kepentingan pribadi supaya ranah percakapan tidak terbit dari jalur yang hendak dituju, selain hal tersebut hindari pula pandangan salah benar dalam proses sharing pendapat.

  1. Mencari solusi

Selanjutnya dalam rahasia menanggulangi konflik dalam perusahaan, setelah seluruh pendapat atau saran ditampung, bersama-sama dengan seluruh pihak yang tercebur menggali solusi terbaik untuk menuntaskan konflik dengan teknik musyawarah. Mencari penyelesaian bukanlah sesuatu urusan yang gampang untuk dilaksanakan karena menggali sebuah solusi diinginkan tidak memunculkan kerugian untuk satu pihak atau malah menimbulkan friksi dalam perusahaan. Dalam menilai solusi diperlukan pula penyelesaian alternative bila solusi pertama tidak berlangsung dengan baik. Adanya rasa saling percaya antar pihak pun sangat dibutuhkan guna menumbuhkan pulang hubungan yang sehat antar pihak yang bersangkutan.

 

Permasalahan atau konflik internal perusahaan hendaknya dapat ditanggulangi dengan baik. Tidak hanya pemimpin, tetapi semua anggotapun mesti saling menanam diri dan memungut peran dalam perusahaan. Hindari perasaan sedih dan merasa tidak berperan penting didalam perusahaan. Dengan selalu mengawal komunikasi yang baik serta terus berpikiran positif satu dengan yang beda  maka bisa jadi terjadinya konflik dalam perusahaan bisa diminimalisir.

WhatsApp